laporan GAYA PEGAS DAN GETARAN PEGAS

GAYA PEGAS DAN GETARAN PEGAS

(FISIKA)

D

I

S

U

S

U

N

Oleh:

Ilma Nurhidayati

 

Guru Pembimbing: Bpk. Parsidi, S.pd

Kelas: XI IPA 3

SMA Negeri 1 Banjarmasin

2011/2012

 

GAYA PEGAS DAN GETARAN PEGAS

  1. A.  RUMUSAN MASLAH
    1. Apa hubungan antara pertambahan panjang dan besar?
    2. Apa hubungan antara periode dan massa beban yang tergantung pada pegas?
  1. B.  TUJUAN
    1. Menyelidiki hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas
    2. Menemukan gaya pemulih pada beberapa masalah gerak harmonik
    3. Dapat menentukan konstanta pegas

 

  1. C.  HIPOTESA

Terjadi perubahan pertambahan panjang yang dipengaruhi oleh gaya. Periode pada setiap beban akan berbeda-beda tergantung dari massa beban itu sendiri. Dan adanya hubungan antara gaya dan pertambahan panjang adalah berbanding lurus (sebanding).

  1. D.  KAJIAN PUSTAKA

Hukum Hooke berbunyi “Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya.”

Adapun rumusnya adalah:

F= kX

Keterangan:

–          F= Gaya pegas  (N)

–          k = Konstanta (N/m)

–          ∆X = Pertambahan Panjang (m)

Gerak harmonik adalah gerak bolak-balik di sekitar titik setimbang.

 

T=2π √

Keterangan:

 –      f     = Frekuensi pada pegas                 (Hz)

–      m   = Massa beban                              (gram)

–      k    = Konstanta pegas                        (N/m)

  1. E.   ALAT/BAHAN DAN CARA KERJA
    1. Alat/bahan

–          Pegas

–          Penggaris

–          Beban Bercelah

–          Stopwatch

–          Stand Penjepit

  1. Cara Kerja

–          Persiapkan alat dan bahan yang diperlukan

–          Gantungkan seutas pegas dan penggaris pada tiang stand penjepit, dan ukurlah panjang pegas yang belum diberi beban sebagai panjang awal (Xo).

–          Kemudian pada ujung pegas gantungkan beban, dan ukurlah panjang pegas yang telah diberi beban sebagai panjang akhir (Xn).

–          Lalu, pegas itu disimpangkan (ditarik) kebawah sepanjang ± 10 cm dan lepaskan pegas itu.

–          Ambil stopwatch dan jalankan stopwatch tersebut ketika mulai pegas itu bergerak, dengan gerakan atas bawah dan sambillah hitung banyak waktu.

–          Kemudian, matikan stopwatch dan jumlah getaran tersebut berjumlah 10 kali (n=10 kali getaran).

F.   DATA

    Tabel percobaan

            Diketahui: Xn= 16cm = 0,16m

                               N= 10 kali getaran

m (kg)

F

Xn

X=    (Xn-Xo)

F/X

t

(sekon)

T

T2

T2 /m

80.10-3

0,8 N

0,25 m

0,09 m

8,9

8 s

0.80

0.64

8

90.10-3

0,9 N

0,27 m

0,11 m

8,2

8,4 s

0.84

0.7056

7,84

100.10-3

1 N

0,28 m

0,12 m

8,3

8,5 s

0.85

0.7225

7,225

110.10-3

1,1 N

0,30 m

0,14 m

7,9

9 s

0.90

0.81

7,36

120.10-3

1,2 N

0,32 m

0,16 m

7,5

9,5 s

0.95

0.9025

7,52

130.10-3

1.3 N

0,34 m

0,18 m

7,2

9,8 s

0.98

0.9604

7,39

140.10-3

1.4 N

0,36 m

0,20 m

7,0

10,2 s

1.02

1.0404

7,43

G.  ANALISA/PEMBAHASAN

           Gerak harmonik adalah gerak yang menyebabkanbenda bergerak bolak-balik disekitar titik keseimbangannya. Periode adalah waktu yang diperlukan untuk membentuk satu getaran. Hubungan antara waktu dan periode adalah semakin lama waktunya maka semakin meningkat periodenya. Frekuensi adalah banyaknya getaran dalam 1 sekon. Hubungan antara waktu dan frekuensi adalah semakin lama waktunya maka frekuensinya semakin sedikit. Hubungan antara periode dan frekuensi dapat dihasilkan seperti berikut :

T=    dan    f=

           Faktor yang mempengaruhi getaran pegas adalah getaran dan waktu. Bentuk grafik dari hubungan antara T2 dan m berbentuk  garis lurus dari kiri bawah sampai kanan atas. Hubungan  antara T2 dan m berbanding lurus. Persamaan hubungan antara T2 dan m yaitu menghasilkan rumus:

 

 

 

T2=4π2

Atau

T=2π

 

Persamaan frekuensi getaran pegas dapat menghasilkan rumus seperti dibawah ini:

F= √

 

Rumus untuk menghitung konstanta pegas yaitu:

k= m4π2

Hasil konstanta dari percobaan:

1)    4,929

2)    5,03

3)    5,458

4)    5,355

5)    5,2438

6)    5,338

7)    5,306

           Hasil rata-rata konstanta dari ke-7 percobaan tersebut adalah k=5,237

  1. H.  KESIMPULAN

           Pada praktikum kali ini kami dapat menyimpulkan bahwa semakin berat beban, maka pegas akan mengalami pertambahan panjang, dan adapun pengaruh terhadap waktu dan periode semakin lama. Sedangkan untuk konstantanya, semakin berat beban maka semakin kecil konstantanya. Semakin berat benda maka gaya pegas yang terjadi diperlukan akan semakin besar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s